Selasa, 24 Januari 2012
Senin, 23 Januari 2012
OSTEOPOROSIS
Seperti halnya besi tulang yang ada ditubuh kitapun mengalami pengeroposan atau biasa disebut osteoporosis dimana tulang mengalami pengeroposan akibat dari kekurangan mineral dan vitamin seperti kalsium dan vitamin D.
Penyebab Osteoporosis
Tulang manusia terus mengalami perubahan, saat pembuatan tulang baru terjadi pasti terdapat tulang tua yang diuraian. Proses ini disebut sebagai proses renovasi atau proses regenerasi tulang. Proses ini berlangsung secara alami pada tulang kita. Pada saat usia kita masih muda, tubuh kita akan membuat tulang baru lebih cepat dari pada proses perusakannya. Manusia mengalami puncak massa tulang pada usia 30 tahun. Tulang anda kemungkinan bisa mengalami osteoporosis tergantung pada berapa banyak massa tulang yang bisa anda dapatkan pada tahap regenerasi tersebut.
Gejala Osteoporosis
Pada tahap awal kehilangan tulang, biasanya anda tidak akan merasa sakit atau muncul gejala apapun. Akan tetapi sekali tulang lemah oleh osteoporosis maka akan muncul gejala-gejala seperti:
- Rasa sakit yang parah karena runtuhnya vertebrata
- Kehilangan tinggi badan, dari waktu ke waktu
- Postur badan mulai membungkuk
- Fracture (patah) dari vertebra, pergelangan tangan, pinggul atau tulang lain
Perawatan dan Pencegahan Osteoporosis
Ada 3 faktor penting untuk menjaga kesehatan tulang Anda sepanjang hidup Anda yaitu:
Ada 3 faktor penting untuk menjaga kesehatan tulang Anda sepanjang hidup Anda yaitu:
- Konsumsi kalsium dalam jumlah yang memadai
- Konsumsi vitamin D
- Lakukan olah raga secara teratur
Sumber: http://gayahidupsehat.org/osteoporosis/#ixzz1kGNwdHC5
NARKOBA dapat merusak wajah
Oregon - Narkoba yang bikin orang ketagihan tidak hanya dapat merusak otak, tetapi juga dapat merusak penampilan. Wajah pecandu narkoba bisa terlihat berubah bahkan tampak sangat tua.
Tak hanya merusak otak, obat terlarang seperti ekstasi dan heroin juga dapat merusak wajah, gigi serta mengikis kulit dan tulang. Efeknya, wajah pecandu narkoba terlihat kusam, keriput, banyak tumbuh jerawat dan terlihat tuan.
Multnomah County Sheriff's Office di negara bagian AS, Oregon mengumpulkan gambar-gambar wajah pengguna narkoba, termasuk pengguna dari semua obat keras seperti kokain, heroin dan shabu.
Berikut beberapa perubahan wajah yang terjadi pada pengguna obat terlarang, seperti dilansirTelegraph, Jumat (13/1/2012):http://www.detikhealth.com
Tak hanya merusak otak, obat terlarang seperti ekstasi dan heroin juga dapat merusak wajah, gigi serta mengikis kulit dan tulang. Efeknya, wajah pecandu narkoba terlihat kusam, keriput, banyak tumbuh jerawat dan terlihat tuan.
Multnomah County Sheriff's Office di negara bagian AS, Oregon mengumpulkan gambar-gambar wajah pengguna narkoba, termasuk pengguna dari semua obat keras seperti kokain, heroin dan shabu.
Berikut beberapa perubahan wajah yang terjadi pada pengguna obat terlarang, seperti dilansirTelegraph, Jumat (13/1/2012):http://www.detikhealth.com
Sebab-sebab Keguguran
Ibu yang sedang hamil pasti mengharapkan bayinya lahir secarasehat dan normal. Akan tetapi terkadang harapan tersebut tidak semuanya terpenuhi. Salah satu penyebabnya adalah keguguranatau keluarnya janin sebelum waktunya, biasanya pada masakehamilan muda.
Lebih dari 80% abortus (keguguran) terjadi sebelum usia kehamilan 12 minggu. Dan 50% nya disebabkan oleh kelainan pada kromosom yang bisa menyebabkan bayi lahir cacat atau janin tidak mampu untuk bertahan hidup.
Usia si ibu pada saat hamil juga berpengaruh terhadap terjadinya keguguran. Pada usia di atas 35 tahun merupakan usia yang rawan terjadinya keguguran, hal ini disebabkan pada usia tersebut kualitas sel telur kurang baik dan presentasi embrio atau janin mengalami abnormalitas atau cacat semakin tinggi.
Faktor ibu (maternal) lain juga dapat berperan akan terjadinya keguguran, misal adanya infeksi (toksoplasmosis, klamidia trakomatis, dan lain-lain), adanya penyakit kronis (hipertensi, dan lain-lain), kelainan endokrin (diabetes melitus, hipotiroid, kekurangan hormon progesteron), nutrisi, faktor lingkungan (perokok, peminum alkohol, narkoba, pecandu kopi, radiasi, dan bahan toksin lainnya), kelainan rahim dan mulut rahim, serta lain sebagainya.
Selain itu terdapat faktor imunologis (mencakup kira-kira 15% penyebab abortus), antara lain dapat diketahui melalui tes terhadap lupus anticoagulant (LAC) dan anticardiolipin antibody (ACA). Wanitadengan riwayat keguguran dan titer antibody tersebut, yang tinggi 70% akan mengalami keguguran berulang.
Adanya antibody tersebut menyebabkan trombosit (bekuan) dan infrak plasenta (ari-ari), sehingga mengganggu pertumbuhan embrio. Selain berbagai faktor diatas, masih banyak faktor penyebablain yang masih dalam penelitian.http://gayahidupsehat.org
Narkoba dan Alkohol Tingkatkan Risiko Kecelakaan 9 Kali
Jakarta, Saat berkendara, pengemudi memerlukan konsentrasi penuh untuk bisa menghindari risiko kecelakaan. Bila tidak, pengemudi yang mengonsumsi alkohol dan narkoba sebelum berkendara maka risikonya 9 kali lebih besar mengalami kecelakaan.
Ada lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia yang menggunakan obat-obatan terlarang atau narkoba setiap tahun. Dan menurut laporan terbaru, narkoba menyebabkan 250 ribu kematian per tahun, yang paling banyak terjadi di negara berkembang.
Efek negatif paling merugikan dari obat-obat terlarang dan alkohol adalah mempengaruhi sistem saraf pusat. Zat-zat tersebut bertindak otak dan dapat mengubah cara seseorang berpikir, merasa atau berperilaku.
Tak hanya merugikan diri sendiri, obat-obatan terlarang dan alkohol juga dapat mengancam nyawa orang lain, terutama ketika Anda mengonsumsinya saat berkendara.
Keselamatan berkendara memerlukan kewaspadaan mental, penglihatan yang jelas, koordinasi fisik dan kemampuan untuk bereaksi dengan tepat. Penggunaan obat-obatan terlarang dapat mempengaruhi kemampuan mengemudi dan ini meningkatkan risiko mengalami kecelakaan.
Risiko mengalami kecelakaan 9 kali lebih besar ketika alkohol dan obat-obatan terlarang digunakan bersama-sama dibandingkan dengan pengemudi yang bebas narkoba, seperti dilansir ninemsn,Senin (23/1/2012).
Ada tiga jenis utama obat-obat terlarang yang mempengaruhi sistem saraf pusat, yaitu:
Depresan
Depresan adalah obat yang memperlambat fungsi sistem saraf pusat. Obat depresan tidak selalu membuat seseorang merasa tertekan. Zat-zat yang termasuk depresan antara lain:
Dalam jumlah kecil, depresan dapat menyebabkan pengguna merasa lebih santai dan tidak terlalu tertekan. Namun dalam jumlah yang lebih besar, zat-zat ini dapat menyebabkan pingsan, muntah dan bahkan kematian.
Depresan mempengaruhi konsentrasi dan koordinasi. Zat ini memperlambat kemampuan seseorang untuk menanggapi situasi tak terduga.
Stimulan
Stimulan bekerja pada sistem saraf pusat untuk mempercepat pesan menuju dan dari otak. Zat ini dapat membuat pengguna merasa lebih terjaga, waspada atau percaya diri. Stimulan meningkatkan denyut jantung, suhu tubuh dan tekanan darah. Efek lainnya termasuk nafsu makan berkurang, pupil dilatasi, banyak bicara dan gangguan tidur.
Stimulan ringan meliputi:
Stimulan kuat meliputi:
Stimulan jumlah besar dapat merangsang otak pengguna secara berlebihan, menyebabkan kecemasan, panik, kejang, sakit kepala, kram perut, agresi dan paranoia.
Halusinogen
Halusinogen mempengaruhi persepsi. Pengguna halusinogen mungkin percaya bahwa mereka melihat atau mendengar hal-hal yang tidak benar-benar ada, atau apa yang mereka lihat mungkin terdistorsi dalam beberapa cara. Efek dari halusinogen bervariasi, sehingga tidak mungkin untuk memprediksi bagaimana mereka akan mempengaruhi orang tertentu pada waktu tertentu.
Halusinogen meliputi:
Beberapa efek halusinogen meliputi pelebaran pupil, kehilangan nafsu makan, aktivitas meningkat, berbicara atau tertawa, euforia emosional dan psikologis, mengepalkan rahang, berkeringat, panik, paranoia, kehilangan kontak dengan realitas, perilaku irasional atau aneh, kram perut dan mual. http://www.detikhealth.com
Ada lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia yang menggunakan obat-obatan terlarang atau narkoba setiap tahun. Dan menurut laporan terbaru, narkoba menyebabkan 250 ribu kematian per tahun, yang paling banyak terjadi di negara berkembang.
Efek negatif paling merugikan dari obat-obat terlarang dan alkohol adalah mempengaruhi sistem saraf pusat. Zat-zat tersebut bertindak otak dan dapat mengubah cara seseorang berpikir, merasa atau berperilaku.
Tak hanya merugikan diri sendiri, obat-obatan terlarang dan alkohol juga dapat mengancam nyawa orang lain, terutama ketika Anda mengonsumsinya saat berkendara.
Keselamatan berkendara memerlukan kewaspadaan mental, penglihatan yang jelas, koordinasi fisik dan kemampuan untuk bereaksi dengan tepat. Penggunaan obat-obatan terlarang dapat mempengaruhi kemampuan mengemudi dan ini meningkatkan risiko mengalami kecelakaan.
Risiko mengalami kecelakaan 9 kali lebih besar ketika alkohol dan obat-obatan terlarang digunakan bersama-sama dibandingkan dengan pengemudi yang bebas narkoba, seperti dilansir ninemsn,Senin (23/1/2012).
Ada tiga jenis utama obat-obat terlarang yang mempengaruhi sistem saraf pusat, yaitu:
Depresan
Depresan adalah obat yang memperlambat fungsi sistem saraf pusat. Obat depresan tidak selalu membuat seseorang merasa tertekan. Zat-zat yang termasuk depresan antara lain:
- Alkohol
- Ganja
- Barbiturates, termasuk Seconal, Tuinal dan Amytal.
- Benzodiazepines termasuk Rohypnol, Valium, Serepax, Mogadon, Normison dan Eupynos.
- GHB (Gamma-hydroxybutrate)
- Opiat dan opioid, termasuk heroin, morfin, kodein, metadon dan petidin.
Dalam jumlah kecil, depresan dapat menyebabkan pengguna merasa lebih santai dan tidak terlalu tertekan. Namun dalam jumlah yang lebih besar, zat-zat ini dapat menyebabkan pingsan, muntah dan bahkan kematian.
Depresan mempengaruhi konsentrasi dan koordinasi. Zat ini memperlambat kemampuan seseorang untuk menanggapi situasi tak terduga.
Stimulan
Stimulan bekerja pada sistem saraf pusat untuk mempercepat pesan menuju dan dari otak. Zat ini dapat membuat pengguna merasa lebih terjaga, waspada atau percaya diri. Stimulan meningkatkan denyut jantung, suhu tubuh dan tekanan darah. Efek lainnya termasuk nafsu makan berkurang, pupil dilatasi, banyak bicara dan gangguan tidur.
Stimulan ringan meliputi:
- Efedrin digunakan dalam obat-obatan untuk bronkitis, deman dan asma.
- Kafein dalam minuman kopi, teh dan cola.
- Nikotin dalam tembakau.
Stimulan kuat meliputi:
- Amfetamin (shabu)
- Kokain
- Ekstasi
Stimulan jumlah besar dapat merangsang otak pengguna secara berlebihan, menyebabkan kecemasan, panik, kejang, sakit kepala, kram perut, agresi dan paranoia.
Halusinogen
Halusinogen mempengaruhi persepsi. Pengguna halusinogen mungkin percaya bahwa mereka melihat atau mendengar hal-hal yang tidak benar-benar ada, atau apa yang mereka lihat mungkin terdistorsi dalam beberapa cara. Efek dari halusinogen bervariasi, sehingga tidak mungkin untuk memprediksi bagaimana mereka akan mempengaruhi orang tertentu pada waktu tertentu.
Halusinogen meliputi:
- Datura
- Ketamin
- LSD (lysergic acid diethylamide)
- Magic mushrooms (psilocybin)
- Mescaline (kaktus peyote)
- PCP ('angel dust')
- Ganja adalah halusinogen dan juga depresan. Ekstasi juga dapat memiliki kualitas halusinogen.
Beberapa efek halusinogen meliputi pelebaran pupil, kehilangan nafsu makan, aktivitas meningkat, berbicara atau tertawa, euforia emosional dan psikologis, mengepalkan rahang, berkeringat, panik, paranoia, kehilangan kontak dengan realitas, perilaku irasional atau aneh, kram perut dan mual. http://www.detikhealth.com
Keresahanku di Hari Gizi Nasional 2012
Kurang tiga hari lagi, Indonesia akan merayakan Hari Gizi Nasional, yang jatuh tepat pada Tanggal 25 Januari 2012. Saya mencoba menuangkan keresahan saya sebagai penggiat gizi, menjelang Hari Gizi Nasional tahun 2012 ini melalui sebuah tulisan singkat yang berseri, tulisan-tulisan lainnya anda bisa baca di sini.
Saudaraku, hingga saat ini, ratusan atau mungkin sudah ribuan penelitian yang telah dilakukan dan dipublikasi yang mengkaji tentang gizi dan permasalahnnya, dan secara umum dari hasil penelitian-penelitian tersebut, masalah gizi dan determinan faktornya, khususnya di Indonesia sudah terpetakan, bahkan sudah sampai pada tahap jenis intervensi apa yang tepat untuk tiap-tiap masalah gizi yang ada.
Pertanyaannya kemudian, mengapa masalah gizi masih tetap eksis?
Padahal disisi lain, pemerintah dengan aggarannya sudah cukup support meskipun masih dalam jumlah yang belum mencukupi. Aturan-aturan pemerintah, baik dalam bentuk peraturan pemerintah (PP), undang-undang (UU), keputusan menteri (KEPMEN), peraturan daerah (PERDA) dll juga sudah mengakomodir pengentasan setiap masalah gizi. Jumlah tenaga kesehatan juga sudah cukup banyak. NGO, baik lokal, nasional dan Internasional juga banyak yang bergerak dibidang gizi.
Saya akan mencoba menguraikan mengapa masalah gizi di Indonesia tidak selesai-selesai. Jawabannya cukup sederhana, yaitu “TIDAK FOKUS dan TIDAK KONSISTEN”, mengapa demikian, karena :
- Program pengentasan masalah gizi, cenderung bersifat “formalitas”, cantik pada tataran konsep dan kebijakan (di atas kertas) dan buruk dalam segi implementasi.
- Kerjasama lintas sektor yang buruk, sektor yang terkait sibuk dengan program mereka masing-masing, meskipun hampir setiap bulan atau triwulan mereka duduk bersama membicarakan teknis pelaksanaan program bersama, akan tetapi penerapannya di lapangan tetap jalan sendiri-sendiri.
- Beberapa program yang dilaksanakan oleh NGO sepertinya mengalami penurunan kualitas, karena tidak lagi berorientasi pada pemberdayaan masyarakat akan tetapi membuat masyarakat semakin tergantung kepada bantuan-bantuan. Nusa Tenggara Timur (NTT) misalnya, hampir semua NGO berada di sana, akan tetapi fakta berbicara bahwa NTT merupakan Propinsi yang menduduki peringkat PERTAMA balita yang mengalami “Stunting”.
- Perusahaan dengan program CSR-nya, lebih fokus terhadap masyarakat yang ada disekitar dimana lokasi pabrik mereka berada, dibanding menyalurkan dukungan terhadap program di daerah yang rawan masalah gizi diluar wilayah kerja mereka.
- Perguruan tinggi hanya sibuk melakukan riset-riset dan sebagian besar hasilnya hanya berakhir di Perpustakaan kampus, tanpa bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sehingga muncul kesan bahwa masyarakat hanya dijadikan sebagai “kelinci percobaan”.
- Saya tidak memiliki data yang akurat soal ini, akan tetapi berdasarkan pengamatan saya selama ini, kawan-kawan petugas gizi terlalu disibukkan dengan urusan yang bersifat administrasi, membuat laporan ini dan itu, mengetik SPJ, LPJ atau apalah namanya, dibanding meluangkan waktu lebih banyak menganalisa data yang ada lalu kemudian melakukan langkah antisipatif agar masalah tersebut tidak berkembang lebih buruk.
Meskipun point-point tersebut di atas tidak dialami oleh semua wilayah di Indonesia, akan tetapi secara umum, kondisi tersebut di atas adalah pemandangan yang umum kita jumpai. Saudaraku, masih banyak hal-hal lain yang memperburuk penanganan masalah gizi di Indonesia sehingga masalah gizi masih terus saja eksis di Negara yang kita cintai ini, meskipun predikat sebagai LUMBUNG PANGAN masih kita sandang.
Ada banyak hal yang bisa kita lakukan agar masalah gizi bisa tertangani, kita tidak harus menunggu semua warga negara Indonesia menjadi kaya terlebih dahulu atau masyarakat menjadi orang-orang pintar terlebih dahulu, yang terpenting adalah fokus dan konsisten.
- Pemerintah, khususnya pemerintah daerah harus segera menaruh perhatian serius atas buruknya kerjasama lintas sektor kesehatan, khususnya pangan dan gizi.
- Petugas gizi harus terbebas atau paling tidak bebannya di kurangi dari aktifitas administrasi yang menjemukan dan kembali ke habitatnya, ke masyarakat.
- NGO sebaiknya tetap fokus melakukan pemberdayaan masyarakat serta memikirkan langkah antisipatif agar program tetap bisa berjalan jika sekiranya mereka meninggalkan wilayah tersebut dan sedapat mungkin menghindari iming-iming bantuan yang menyesatkan, yang membuat sebagian masyarakat menjadi ketergantungan.
- Perusahaan dengan CSR-nya sedapat mungkin lebih bijak untuk melihat wilayah lain diluar wilayah pabrik mereka.
- Perguruan tinggi sebaiknya mulai memikirkan bagaimana hasil-hasil riset bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan tidak saling menyalahkan, terkadang pada bagian ini selalu saja pemerintah yang disalahkan karena tidak mampu menyerap hasil-hasil riset tersebut. Harapan saya, jika pemerintah lambat menyerap hasil-hasil riset, maka civitas akademika tidak boleh tinggal diam, harus mencari cara lain agar hasil-hasil riset tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
- Program 1 Desa, 1 Petugas Gizi (baca di sini)
Saudaraku, sepertinya jalan kita masih panjang untuk melihat masalah gizi di Indonesia bisa terselesaikan. Tanggung jawab ini ada di pundak kita masing-masing, mari lakukan sekarang juga, minimal mulai pada diri dan keluarga dekat kita.
Semoga bermanfaat, Salam Gizi.
MANFAAT OLAHRAGA
Berolah raga supaya sehat. Banyak-banyak berolah raga supaya sehat. Anjuran-anjuran manfaat olah raga bagi kesehatan seperti itu tentulah pasti sudah sering kita dengar. Olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak hanya secara jasmani tetapi juga rohani (misalkan catur).http://id.wikipedia.org/wiki/Olahraga
Olah raga merupakan gaya hidup sehat yang harus di biasakan sejak kecil agar di masa mendatang tubuh kita menjadi sehat dan tidak gampang terkena penyakit. Karena semakin tua tubuh kita secara otomatis daya tahannya akan semakin menurun. Dengan olah raga akan menghambat penurunan daya tahan tersebut.
Beberapa manfaat olah raga bagi kesehatan kita:
1. Meningkatkan kemampuan otak kita.
Olah raga bisa meningkatkan kadar oksigen di dalam darah kita dan mempercepat sirkulasi darah dalam tubuh kita terutama ke otak. Hal tersebut dipercaya bisa meningkatkan kemampuan otak kita.
2. Menunda proses penuaan.
Proses penuaan merupakan hal yang alami dan pasti terjadi, akan tetapi dengan olah raga proses tersebut bisa di kurangi lajunya.
Dalam kehidupan manusia sekarang ini stress adalah penyakit yang sering mendatangi kita karena tekanan hidup, tekanan pekerjaan, tekanan ekonomi dan masalah-masalah kehidupan yang lain. Dengan olah raga kita bisa mengurangi kadar stress dalam kehidupan kita.
4. Meningkatkan daya tahan tubuh kita
Aktivitas olah raga bisa meningkatkan hormon-hormon dalam otak kita seperti adrenalin, serotonin, dopamin dan endorfin, dimana hormon-hormon tersebut berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita.
5. Menambah rasa percaya diri
Dengan olah raga yang teratur kita bisa mengontrol berat badan kita, sehingga kita bisa mencapai berat badan ideal dan kita memperoleh postur tubuh yang proporsional yang secara langsung bisa menambah rasa percaya diri kita.
Dengan sedemikian banyaknya manfaat olah raga bagi kesehatan tentunya kita harus melaksanakan gaya hidup sehat ini demi kesehatan kita sendiRI
Sumber: http://gayahidupsehat.org/manfaat-olah-raga-bagi-kesehatan/#ixzz1kGIDUyW5
MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG STROKE
Strok (stroke = dalam bahasa inggris) merupakan suatu keadaan dimana secara tiba-tiba pasokan darah ke suatu bagian otak terganggu. Dalam jaringan otak, berkurangnya aliran darah bisa menyebabkan serangkaian reaksi biokimia yang bisa merusak bahkan mematikan sel-sel saraf di otak. Dengan kematian yang terjadi di dalam jaringan otak akan dapat menghilangkan atau merusakkan fungsi yang dikendalikan oleh jaringan tersebut. Selain menyebabkan kematian, serangan stroke apabila bisa diselamatkan terkadang penderita menderita kelumpuhan pada anggota badannya, hilangnya kemampuan bicara atau hilangnya sebagian daya ingat.
Dahulu serangan penyakit stroke ini hanya menyerang para usia lanjut. Akan tetapi dewasa ini ada kecenderungan bahwa serangan stroke mengancam usia muda di bawah 45 tahun atau usia produktif. Serangan stroke bisa menyerang siapa saja tanpa memandang umur, jabatan ataupun tingkatan sosial ekonomi.
Di Amerika dan Eropa serangan stroke ini merupakan penyebab kematian nomer 3. Sedangkan di Indonesi, stroke merupakan penyakit nomor 3 yang mengakibatkan kematian setelah jantung dan kanker. Bahkan menurut survei tahun 2004, stroke merupakan pembunuh nomor 1 di Rumah Sakit Pemerintah di seluruh penjuru Indonesia.
Tidak dapat di pungkiri bahwa meningkatnya penderita stroke di dunia maupun di Indonesia identik dengan perubahan gaya hidup, pola makan kaya lemak dan kolesterol serta kurangkan aktifitas fisik (olah raga) menjadi penyebab stroke.
Jenis-Jenis Stroke
1. Stroke Iskemik
Pada stroke iskemik aliran darah ke otak terhenti diakibatkan oleh aterosklerosis atau penumpukan kolesterol pada dinding pembulu darah atau terjadi bekuan darah yang menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Sebagian besar penderita stroke atau 83% mengalami jenis stroke iskemik.
2. Stroke Hemorragik
Pada stroke hemorragik terjadi pecah pembuluh darah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. 70% penderita stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Resiko terserang stroke akan meningkat apabila mempunyai faktor-faktor sebagai berikut:
- Diabetes mellitus atau kencing manis
- Hipertensi atau tekanan darah tinggi
- Kegemukan
- Merokok
- Alkohol
- Tingginya kadar kolesterol
- Riwayat keluarga
Tentunya mencegah akan lebih baik daripada mengobati. Gaya hidup sehat, pola makan sehat dan diimbangi dengan aktifitas olah raga serta menjaga berat tubuh ideal merupakan jalan untuk pencegahan penyakit ini.
Sumber: http://gayahidupsehat.org/mengenal-lebih-jauh-tentang-stroke/#ixzz1kGGptgMb
Langganan:
Komentar (Atom)

